30 September 2011

Jaga Kredibilitas, KPK Tak Hadiri Undangan DPR

JAKARTA, KOMPAS.com — Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi sepakat untuk tidak menghadiri undangan rapat konsultasi terkait pembahasan RAPBN yang digelar pimpinan DPR pada Kamis (29/9/2011) ini. Pertimbangannya, KPK tengah menyidik kasus dugaan suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang memerlukan keterangan empat pimpinan Badan Anggaran DPR sebagai terperiksa.
"Serta untuk menjaga kredibilitas KPK dan DPR, pimpinan KPK meminta pemahaman pimpinan DPR bahwa KPK belum bisa menghadiri undangan rapat konsultasi tersebut," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Rabu (28/9/2011) sore.
Atas ketidakhadiran KPK tersebut, Johan mengatakan bahwa pimpinan KPK telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada pimpinan DPR. Surat itu menanggapi undangan konsultasi pimpinan DPR.
Sebelumnya, KPK menerima surat undangan dari pimpinan DPR untuk rapat konsultasi Kamis ini. Rapat yang agendanya menyamakan persepsi pembahasan RAPBN itu juga akan diikuti Polri dan Kejaksaan.
Rapat dijadwalkan setelah pekan lalu KPK memeriksa empat pimpinan Banggar DPR, yakni Melchias Markus Mekeng (Fraksi Partai Golkar), Mirwan Amir (Fraksi Partai Demokrat), Tamsil Linrung (Fraksi Partai Keadilan Sejahtera), dan Olly Dondokambey (Fraksi PDI Perjuangan). Mereka diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap di Kemnakertrans.
Buntut dari pemeriksaan tersebut, Banggar DPR menunda pembahasan RAPBN 2012 bersama pemerintah. Banggar juga meminta pimpinan DPR mengadakan rapat bersama KPK dan lembaga penegak hukum lainnya.

21 September 2011

Magic English Dahsyat

MAGIC ENGLISH
fun, fast, excellent, effective

24 Hari full manfaat, full gratis, full speaking
24 Hari menjadi Master English

Investasi hanya: Rp 600.000,-
Early Bird: Rp 550.000,- jika membayar lumas sebelum 5 Oktober 2011
Super Promo: Rp 500.000,- jika membayar lunas sebelum tanggal 28 September 2011

1. Gratis software TOEFL NST Explorer senilai Rp 200.000,-
2. Gratis ebook + CD Cambridge IELTS 7 senilai Rp 100.000,-
3. Gratis Kamus English-Indonesia Hasan Shadily senilai Rp 125.000,-
4. Gratis Podcast Effortless English AJ Hoge senilai US $ 97 (sekitar Rp 875.000,-)
5. Gratis Video Learning English by Mr. Duncan senilai Rp 120.000,-
6. Gratis software Cambridge Advanced Learner's Dictionary senilai US $ 49 (sekitar  Rp 441.000,-)
7. Gratis ebook Fundamental of English Grammar Betty Schrampter Azar & Donald A. Azar senilai Rp 120.000,-
8. Gratis Member Card dengan fasilitas: English Jogging Community, Excellent Community, NLP and HypnoMotivation Annual Meeting,  Free Special Day English Confident Speaking & Confident Leadership in I-Can Family senilai Rp 500.000,-
9. Berkesempatan menjadi trainer Magic English lisensi I-Can Family dan berkesempatan membuka cabang Magic English

TOTAL BONUS SENILAI Rp 2,599 juta

Kelas mulai dibuka: 17 Oktober 2011
Pendaftaran paling lambat: 15 Oktober 2011

BERGARANSI: GRATIS BELAJAR SEUMUR HIDUP

Pendaftaran dapat via handphone:
1. Elly Sumantri (085211298833)
2. Yuri Amiro Hitosi (085769250520)
3. Habibah (085764940893)
4. Imam (085764596967)
Facebook: icfenglishcourse
email: i_can_family@yahoo.com

atau bisa langsung ambil formulir di:
Indralaya
Jln. Palembang-Prabumulih Pondokan Alamanda No. F6 Depan Klinik UNSRI

Palembang
Jln. Sumpah Pemuda Blok J No. 3C Kampus POM Lorok Pakjo Palembang (Dekat Momea dan Sonic Futsal)

KPK: Banggar Kurang Transparan



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pasca pemeriksaan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqqodas menilai alat kelengkapan dewan itu memerlukan perbaikan dari segi transparansi manajemennya.
"Ya (kurang transparansi). Masih perlu diperbaiki," kata Busyro yang ditemui sebelum rapat dengan Timwas Bank Century di Gedung DPR, Rabu (21/9).
Data yang dimaksudnya tak hanya berkutat pada aliran atau seluk beluk dana, tetapi manajemen Banggar secara keseluruhan.
Disinggung mengenai hasil pemeriksaan empat pimpinan Banggar, ia mengaku belum mengetahui secara pasti.
Seperti diketahui, pimpinan Banggar dipanggil untuk menjadi saksi kasus dugaan suap di Kemenakertrans. Disebutkan, ada sejumlah aliran dana yang mampir ke anggota Banggar.

Surat Parlemen Eropa Desak Uni Eropa Dukung Kenegaraan Palestina

Lima anggota Parlemen Eropa mengirim surat kepada Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, dan 27 menteri luar negeri Uni Eropa, mendesak mereka untuk memilih mendukung tawaran Palestina untuk kenegaraan di PBB, kantor berita WAFA melaporkan Selasa malam (20/9).
"Memperoleh keanggotaan penuh Palestina di badan internasional adalah hak untuk menjamin keberhasilan kebijakan presiden PA, dan Perdana Menteri nya, Salam Fayyad, dengan langkah non-kekerasan dan strategi demokrasi untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina serta menghapus pendudukan Israel dari wilayah Palestina dan Timur Yerusalem," kata isi surat itu.
"Palestina telah menunggu perdamaian selama 20 tahun untuk tercapai sejak Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) sepakat untuk membentuk sebuah negara Palestina di perbatasan 1967, yang bentuknya hanya 22% dari sejarah Palestina," isi surat tersebut menambahkan.
"Palestina memiliki hak yang sama untuk demokrasi dan masa depan yang cerah, karena semua orang di dunia menginginkannya seperti Tunisia, Mesir, Libya, Yaman dan Suriah," anggota parlemen meyakinkan, mengatakan bahwa "Uni Eropa harus mendukung strategi non-kekerasan dan demokrasi yang baik di Timur Tengah."
"Ini adalah saat yang menentukan untuk Timur Tengah, dan semua keputusan yang kami (Uni Eropa & AS) buat hari ini akan mempengaruhi hubungan kami selama lebih dari satu generasi," lima anggota parlemen itu menambahkan.
Surat itu ditandatangani oleh lima anggota Uni Eropa dari partai politik yang berbeda yang didukung oleh 168 anggota Parlemen Eropa. Mereka adalah: Brutseas De Rosa, anggota partai Demokrat Sosial Eropa, Alexandra Thein anggota Federasi Liberal dan Demokrat untuk Eropa, Margaret anggota Arkin dari Koalisi Eropa, dan Patrik Lee Herk anggota Konfederasi Serikat Kiri Eropa.(fq/imemc)

16 September 2011

Kasus Penamparan Dilaporkan ke Mendiknas



Friday, 16 September 2011
INDERALAYA – Kasus penamparan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) oleh PD III Trimurti Saleh dilaporkan ke Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

Wakil Gubma BEM FKIP Unsri Ramlan mengatakan,surat yang dilayangkan Kemendiknas melalui Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) tersebut dimaksudkan sebagai bentuk penjelasan kasus penamparan yang menimpa mahasiswa FKIP Nurul Isna oleh PD III Trimurti Saleh.“Surat itu secara detail menjelaskan kronologis kejadian,”ujarnya.

Menurutnya, hal ini dilakukan agar Kemendiknas menerima informasi langsung dari sumbernya, yakni BEM FKIP Unsri yang tergabung dalam KM FKIP Unsri,selaku panitia Program Pengenalan Kampus (P2K). Terpisah,Dekan FKIP Unsri Tatang Suhery mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa sesuai kesepakatan yang dibuat di hadapan rektor Unsri Prof Badia Perizade. “Putusannya saya sudah menggelar rapat senat dan salah satu hasil putusannya yakni islah pada 9 September lalu,”tuturnya. muhlis

Sumber: Harian Seputar Indonesia



PD III FKIP Unsri Jadi Tersangka


PDFPrint
Thursday, 15 September 2011
INDERALAYA – Polres Ogan Ilir (OI) menetapkan Pembantu Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) Trimurti Saleh sebagai tersangka terkait aksi penamparan yang dilakukannya kepada mahasiwi Nurul Isna.

Penetapan terungkap berdasarkan surat panggilan penyidik kepada dosen FKIP Unsri Trimurti sebagai tersangka pada 9 September 2011. Kapolres OI AKBP Deni Dharmapala melalui Kasat Reskrim AKP Yuskar Effendi mengatakan, seharusnya Trimurti Saleh datang memenuhi panggilan penyidik pada 12 September terkait kasus penganiayaan.“

Namun rencana itu batal karena yang bersangkutan ada jadwal mengisi kuliah perdana mahasiswa yang surat pemberitahuannya diantar oleh Pak Zainal dari FKIP,” ungkap Yuskar didampingi Kanit Pidum Ipda Herli Setiawan dan Penyidik Iptu Saifudin kemarin. Yuskar menegaskan, pada Senin (19/9) akan mengkonfirmasi kembali kedatangan tersangka untuk diperiksa berdasarkan surat panggilan yang telah dilayangkan sebelumnya.

Sedangkan korban Nurul Isna pada hari Jumat (16/9) rencananya akan diperiksa untuk melengkapi berita acara penyidikan (BAP) sebelumnya. Di hari yang sama penyidik juga akan memanggil saksi tambahan dari korban berjumlah tiga orang. Sementara itu, rombongan mahasiswa dari Keluarga Mahasiswa (KM) FKIP Unsri, unsur BEM Fakultas,HMJ,DPMF, dan organisasi mahasiswa FKIP mendatangi Polres OI, kemarin untuk mengetahui perkembangan penanganan kasus penamparan terhadap korban Nurul Isna.

Juru bicara KM FKIP Unsri Firmansyah menyatakan, polisi dinilai terlambat menangani kasus yang menimpa rekan sejawatnya itu.Apalagi pasca kejadian tidak ada tindaklanjut yang konkrit dari polisi untuk segera memproses tersangka yang sudah dilaporkan pihaknya. “Selalu kami yang aktif menanyakan perkembangan kasusnya di kepolisian apakah sudah diproses apa belum.

Tetapi tadi (kemarin) penyidik meminta Jumat (16/9) kami menghadirkan saksi tambahan dan kami menyanggupi,”ujarnya. Menyinggung soal perdamaian dari kedua belah pihak, dia mengaku sudah memberikan kesempatan selama dua minggu kepada tersangka untuk meminta maaf kepada korban pasca kejadian. ”Namun yang bersangkutan (tersangka) tidak ada niat baik malah menyebarkan fitnah.

Kami dengar juga tadi (kemarin) ibu Tri akan mengajukan saksi RF dan MS dari pegawai FKIP sebagai saksi meringankan. Padahal mereka jelas tidak ada dilokasi saat kejadian,” tuturnya. Terpisah, Dekan FKIP Unsri Prof Tatang Suhery melalui PD II FKIP Unsri Made Sukaryawan didampingi Kepala Tata Usaha FKIP Unsri Zainal Bahri mengatakan penyelesaian kasus penamparan yang dilakukan tersangka terhadap korban sudah dibahas secara internal.

Pihak kampus telah menyerahkan kasusnya kepada Komisi III Senat FKIP Unsri yang membidangi kemahasiswaan. “Kalau soal proses hukum saat ini PD III ibu Trimurti sudah dua kali dipanggil Polres. Jadi,biarlah proses hukumnya berjalan,”tuturnya. muhlis

Sumber: Harian Seputar Indonesia

25 Agustus 2011

PD III FKIP UNSRI "DIPOTONG"

Indralaya, Sumatera Selatan -- Mahasiswa FKIP UNSRI yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya kembali turun kejalan. Aksi mahasiswa yang dimotori oleh BEM FKIP Unsri ini berjalan dengan damai. Bertempat di depan Gedung Rektorat Unsri, mahasiswa berorasi menuntut Pembantu Dekan III (Bidang Kemahasiswaan) FKIP Unsri turun dari jabatannya. Pasalnya PD III, Dra. Trimurti Saleh, MA. telah melakukan tindakan tidak terpuji dengan menampar salah seorang mahasiswi yang bernama Nurul Tri Isna Wijaya (20). Kejadian tersebut berlangsung pada 18 Agustus 2011 yang lalu dihadapan lebih kurang 700 mahasiswa baru FKIP.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa PD III menampar Nurul karena Nurul mempertahankan jaket almamater yang dipakainya dalam kegiatan yg dianggap PD III illegal tserbut.
Buntut kejadian tersebut, PD III dilaporkan ke polisi dan dituntut mundur oleh mahasiswa karena dianggap sudah tidak layak lagi duduk pada jabatan tersebut karena telah menciderai dunia pendidikan. Hari ini (25/08) mahasiswa kembali aksi dengan membawakan teatrikal menyembelih seekor ayam. Ayam yang sejatinya diasosiasikan sebagai lambang "pecundang" tersebut ditujukan agar PD III tahu diri dan mau turun dari jabatannya.
Aksi tersebut kembali menegaskan tiga tuntutan mahasiswa yaitu reformasi birokrasi di FKIP Unsri salah satunya turunnya PD III, tidak adanya lagi intimidasi dan tindak kekerasan terhadap mahasiswa, dan harus ditegakkannya hukum terkait kasus yang menimpa Nurul. Sebelumnya, banyak mahasiswa yang menentang kesewenang-wenangan PD III mendapat ancaman akan dipersulit dalam perkuliahan, bahkan ada yang mundur dari tugasnya sebagai pembimbing skripsi salah satu mahasiswa. Rektor melalui Pembantu Rektor III, Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE berjanji akan memberikan sanksi tegas terhadap para oknum dosen yang mengintimidasi tersebut. Akhirnya, mahasiswa membubarkan diri setelah pernyataan sikap dibacakan oleh Koordinator Aksi, Firmansyah.

20 Agustus 2011

Lomba Essay UPBM UNPAD



Dalam rangka ulang tahun peraknya, UPBM UNPAD mengadakan lomba Essay yang diperuntukkan bagi pelajar (se-Jawa Barat) dan mahasiswa se-Indonesia. Kesempatan yang sangat bagus untuk membuktikan kemampuanmu. Informasi lengkapnya silakan klik di sini.

Lomba Inovasi Bisnis 2011

Kesempatan emas bagi para pelaku usaha kecil dan menengah untuk menaikkan rating usahanya. Ada Lomba Inovasi Bisnis 2011 yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Siapa tau Anda yang beruntung...
Keterangan tentang lomba, kuesioner dan formulir silakan klik di sini.
Untuk panduan lomba silakan klik di sini.

19 Agustus 2011

Lomba Cerpen dan Kepemimpinan 2011 Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Bagi temen-temen yang hobby menulis dan berminat mengikuti lomba yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia untuk segera mendaftarkan diri. Informasi lengkapnya Lomba Karya Tulis Kepemimpinan Pemuda Tingkat Nasional silakan klik di sini.
Selain itu, buka juga informasi Lomba Cipta Cerpen Pemuda 2011 silakan klik di sini.

14 Agustus 2011

Youth Power UGM 2011

Era globalisasi telah mengaburkan sekaligus menghanyutkan berbagai elemen dalam kehidupan masyarakat, salah satu diantaranya adalah pemuda. Pemuda menjadi ikon penting dalam menyambut dan membuat langkah strategis guna perubahan kehidupan global. Namun potret pemuda kekinian berada dalam posisi dilematis. Satu sisi mereka sulit menghadapi kondisi ini, terbukti semakin banyaknya pemuda yang terjebak dan tenggelam dalam globalisme semu yang kemudian menimbulkan banyak dampak negatif seperti konsumerisme, hedonisme, dan pragmatisme. Sementara itu, globalisasi juga menawarkan berbagai kemudahan dan peluang yang mampu dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Kondisi ini kemudian menjadi tantangan yang begitu kompleks bagi pemuda, terlebih pada pemuda Indonesia. Globalisasi telah masuk dalam ranah kehidupan pemuda, bahkan dalam ranah yang paling privat sekalipun. Masalah pemuda dan globalisasi menjadi bagian dari kehidupan yang tak terpisahkan. Nasib suatu bangsa terletak pada pundak pemuda, bagaimana pemuda memanfaatkan globalisasi sebagai instrument untuk membangun bangsa. bukan sebaliknya, justru terpanting dalam derasnya arus global. Maka diperlukan usaha bersama membangun pemuda sebagai bibit unggul untuk membangun masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik. Dalam konteks pemuda Indonesia. mahasiswa menjadi salah satu unsur terpenting untuk membangun bangsa. Diperlukan berbagai pemikiran kritis mahasiswa dan solusi alternatif dengan menyediakan ruang untuk pengapresiasian sekaligus membuka berbagai ide kreatif pemuda dalam menghadipi tantangan global.
            Atas dasar tersebut, Keluarga Mahasiswa Sosiologi (KMS) Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan berbagai elemen mahasiwa se-Indonesia dan lembaga terkait, menyelanggarakan kegiatan bertema “Youth Power ”, kegiatan ini sebagai refleksi bersama atas krisis kepemudaan Indonesia di era globalisasi. Tidak hanya itu, momentum Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2011 juga menjadi spirit untuk semakin meneguhkan komitmen bersama membangun pemuda. Kegaitan ini mencoba menggali sekaligus mewadahi berbagai pemikiran kritis pemuda khususnya mahasiswa se-Indonesia terkait permasalahan pemuda di era globalisasi. Karena sesungguhnya pemuda Indonesia mempunyai kekuatan untuk mengubah dunia, optimisme ini yang berusaha diakomodasi dalam berbagai agenda kegiatan ini.
TUJUAN
  1. Menggali berbagai pemikiran kritis dan solutif mahasiswa atas krisis kepemudaan di Indonesia
  2. Menjadikan mahasiswa sebagai aktor problem solving terhadap krisis kepemudaan di Indonesia.
  3. Mengakomodasi ide kreatif mahasiswa atas problema kepemudaan yang terjadi dalam konteks sosial wilayah masing-masing di Indonesia.
  4. Menjalin kerjasama dari berbagai lintas universitas di Indonesia
  5. Membentuk forum pemuda nasional yang diisi oleh mahasiswa yang telah tergabung dalam rangkaian kegiatan Youth Power, serta mengembangkan dan memperluas jaringan mahasiswa di Indonesia.
  6. Turut serta dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat sebagai program aplikasi kegiatan perkuliahan.
NAMA, MOTTO, DAN TEMA ACARA
Nama Acara
“ Youth Power 2011 ”
Tema Acara
Pemuda dan Globalisasi
(Tantangan, Peluang, dan Strategi)
Motto Acara
“ Take Action, Build The Nation”
Rangkaian Kegiatan yang akan diselenggarakan :
A. Call For Paper klik detail di sini 
B. SMART klik detail di sini
C. Simposium Nasional klik detail disini
D. Indonesian Student Conference klik detail disini

08 Agustus 2011

Djoko Suyanto: Nazaruddin Sudah Tertangkap di Kolombia

Identitas Palsunya, M. Sahruddin
Senin, 08 Agustus 2011 , 14:53:00 WIB

Laporan: Marula Sardi


RMOL. Buronan KPK dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet untuk SEA Games, Muhammad Nazaruddin, dikabarkan sudah tertangkap di Cartagena, Kolombia.

"Tadi malam saya mendapat laporan dari Dubes kita di Kolombia. Seseorang yang dicurigai M. Nazaruddin sudah tertangkap oleh interpol dan kepolisian kita di Cartagena, Columbia," kata Menko Polhukam, Djoko Suyanto, di Istana Presiden, Jakarta, Senin (8/8).

Djoko menjelaskan, orang yang dicurigai Nazaruddin itu tertangkap saat hendak meninggalkan Kolombia. Nazar tertangkap menggunakan paspor palsu dengan identitas M. Sahruddin.

"Paspor, foto dan identitasnya palsu," jelas Djoko.[ald]

Demi Bantu Bencana Somalia, Sumayya Warga Gaza Rela Jual Cincin Kawin

Meski kondisi kehidupan di Gaza masih terbilang sangat memprihatinkan, namun semangat dan antusiasme warganya untuk membantu sesama saudara mereka di Somalia yang tengah terkena bencana kelaparan massal tampak tak surut.

Sumayya Ali, seorang warga Gaza yang baru saja menikah sekitar 4 bulan silam, meminta di hadapan suaminya untuk menghibahkan cincin kawin miliknya kepada sebuah badan amal sosial di Gaza untuk membantu masyarakat Somalia.

Suami Sumayya, Dr. Abdurrahman al-Haddad, pun segera menyambut baik permintaan Sumayya dengan wajah sumringah. Ia pun segera menghubungi "Ittihaad al-Athibbaa al-'Arab (Persatuan Dokter Arab)", badan yang menggerakan kampanye bantuan Somalia tersebut.

Al-Haddad, dokter asal Mesir yang bermukin di Gaza sebagai relawan sejak akhir tahun 2008 silam, mengatakan dengan suara tergetar, "Luka yang tengah mencabik warga Gaza, tidak lantas menjadikan mereka lupa akan kewajiban mereka terhadap sesama".

Kisah lain datang dari seorang anak kecil berumur sekitar sepuluh tahunan. Bocah itu menelpon kantor badan amal tersebut. "Saya punya 30 Shakel (sekitar 8 Dollar). Apakah cukup?"

Uang tersebut, aku si bocah, sebenarnya adalah tabungan pribadinya untuk membeli baju lebaran nanti.

Penderitaan yang menimpa rakyat Gaza, mulai dari isolasi dari segala arah, kondisi tegang pasca perang, langkanya bahan makanan, air bersih, BBM, dan listrik, tidak lantas menjadikan mereka tidak peduli dengan urusan sesama saudaranya.

Persatuan Dokter Arab (PDA) sendiri, yang memprakarsai kampanye untuk membantu penderitaan rakyat Somalia, menyerukan bagi para kalangan yang mampu di Gaza untuk menyumbangkan setidaknya 10 Dollar (sekitar 850 ribu).

Pasca seruan tersebut, kantor PDA dikejutkan dengan membanjir dan membludaknya jumlah angka sumbangan yang melebihi angka yang diperkirakan sebelumnya.

"Pada mulanya karena kondisi penderitaan di Gaza, kami pesimis tidak akan bisa mengumpulkan apa pun. Tapi ternyata yang terjadi di luar dugaan. Rakyat Gaza berbondong-bondong menyumbangkan sebagian harta milik mereka untuk membantu sesama saudara mereka di Gaza," kata al-Haddad yang juga pengurus di PDA.

Perlu dicatat jika saat ini di Gaza hidup sekitar 800 jiwa penduduk di bawah garis kemiskinan. Pengangguran di Gaza sendiri, yang total jumlah penduduknya sekitar 1,5 juta jiwa, mencapai angka lebih dari 45 persen. (jjs/sfr)

06 Agustus 2011

Kuota Ditambah, BBM Subsidi Tetap Bobol di Akhir 2011

Jakarta, detikFinance - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) memprediksi adanya over kuota terhadap kuota BBM Bersubsidi sebesar 2%. Meskipun kuota BBM Bersubsidi sudah ditambah menjadi 40,4 juta KL dari 38,5 juta KL pada APBN-P 2011.

Demikian disampaikan Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jum'at malam (5/8/2011).

"Dugaan saya, hingga akhir tahun bisa over kuota terhadap APBN-P itu sampai 2%," prediksinya.

Menurutnya, hal tersebut terjadi manakala pemerintah tidak melakukan tindakan apa-apa terhadap BBM Bersubsidi tersebut.

"Saya berharap tidak akan over kuota, tapi tidak jaminan ke situ. Karena waktu sebelumnya, prognosanya lebih dari itu. Sekarang tugas kita adaslah menekan kuota 40,4 juta KL tidak lebih," jelas Tubagus.

Cara yang dilakukan BPH Migas selaku pengawas sejauh ini melalui intensifkan pengawasan yang bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk melakukan pembatasan secara lokal.

"Kita buat peraturan supaya sepeda motor di suatu tempat maksimal isi dengan 20 ribu rupiah sekali isi. Begitu juga dengan mobil, hanya 50 ribu," ungkapnya.

Pihaknya juga melakuklan penandatanganan kerjasama dengan beberapa pemda untuk kuota yang dijaga. Menurutnya hal ini efektif dilakukan namun konsekuensinya pihaknya harus teken MoU hingga dengan 500an kabupaten/kota.

"Kita (melalui kerjasama dengan daerah) bisa tahan kuota normal. Namun ada pertambahan kendaraan bermotor pasti, sekitar 10-15%. Jadi yang meminta penambahan kuota biasanya karena seiring penambahan tingkat kendaraan. Tapi kami sedang meneliti adanya kemungkinan penyalahgunaan di sana," katanya.

Seperti diketahui, sampai saat ini konsumsi BBM Bersubsidi masih mengalami pembengkakan. Akibatnya dalam 7 bulan terakhir, konsumsi BBM Bersusidi sudah 'bobol' dari jatah yang ditentukan. Hampir mencapai angka 59%.

Akhmad Nurimansyah
(nrs/ang)

05 Agustus 2011

Jaksa Agung Tegaskan Tak Ada Alasan Bubarkan KPK

Jakarta - Jaksa Agung Basrief Arief buka suara soal polemik pembubaran KPK yang pernah dilontarkan Marzuki Alie. Basrief menilai, tidak ada alasan untuk membubarkan KPK karena keberadaan KPK masih diperlukan.

"Kenapa harus dibubarkan?" ujar Basrief Arief kepada wartawan di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (5/8/2011).

Basrief menilai, keberadaan KPK merupakan bagian dari sinergisitas upaya pemberantasan korupsi yang kini tengah gencar dilakukan. Tiga insitusi penegak hukum, yakni KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan tidak bisa dipisahkan.

"Dengan adanya lembaga KPK itu kita bisa lihat pemberantasan korupsi tiga sisi, Kejaksaan, Kepolisian, KPK. Dan semuanya bersinergi. Kepolisian, Kejaksaan, KPK itu kita sepakat bahwa kita harus bersinergi dalam hal pemberantasan korupsi," tutur Basrief.

Basrief berpendapat, tidak ada alasan yang cukup kuat untuk membubarkan KPK. Keberadaan KPK masih diperlukan saat ini.

"Jadi saya kira belum beralasanlah kalau untuk itu. Apa yang diutarakan harus memenuhi suatu alasan," ucapnya.

Namun demikian, Basrief juga meminta agar pernyataan yang sempat dilontarkan Marzuki tersebut harus dilihat secara utuh, bukannya sepotong-sepotong. "Saya kira juga harus dilihat secara utuh, saya sendiri tidak mendengar statement itu dan tidak membaca secara utuh statement itu," kata Basrief.

"Tapi dalam hal ini, saya kira sebaiknya mari kita bersama-sama menghadapi satu masalah korupsi dan bersinergi dengan tiga insitusi," imbuhnya.

Sementara itu, secara terpisah Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy melihat polemik tersebut hanya salah kutip pernyataan yang dilontarkan Marzuki. Menurutnya, KPK masih memiliki fungsi penting dalam upaya pemberantasan korupsi di negeri ini.

"Dia tidak merasa membubarkan KPK. Artinya begini, peran KPK itu ada peran yang supervisi dan koordinasi, itu harus diperhatikan juga, itu ada pesan di balik itu," tandas Marwan.

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews

04 Agustus 2011

Safii Maarif: Ada Kekuatan Hitam untuk Meruntuhkan KPK

JAKARTA - Anggota Komite Etik KPK Syafii Maarif menilai ada kekuatan hitam yang mencoba untuk menghambat laju KPK. Menurut Buya nama panggilannya kekuatan ini untuk meruntuhkan KPK.

"Kita selama ini sepakat untuk memberantas korupsi. Namun ada kekuatan hitam di republik ini untuk meruntuhkan KPK," tutur pria yang akrab disapa Buya ini kepada wartawan di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Kamis (4/8/2011)

Namun mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini tidak mau menjelaskan lebih jauh siapa yang dia maksud dengan kekuatan hitam itu.

"Di antara anggota komite etik ini, saya yang paling tua, saya 76 tahun. Saya lelah melihat negara anda ini, negara saya juga. Kekuatan hitam itu ya kekuatan yang tidak mencintai negara ini. Anda pahamlah siapa yang melemahkan KPK selama ini?" tutur Buya.

Indra Dahfaldi


Bagi temen-temen yang sudah dinyatakan lulus seleksi beasiswa dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia harap untuk segera melakukan pendaftaran ulang. Untuk lebih jelasnya silakan buka link di bawah ini:
Untuk melihat Surat Pengumuman silakan klik di sini atau di sini

Informasi Kapal Pemuda Nusantara (KPN)

1. KPN akan dilaksanakan pada bulan september dengan rute: Jakarta – Pontianak – Batam – Dumai – Bangka – Belitung.
2. Pelaksanaan pelayaran “terpaksa” digabungkan dengan LNRPB.
3. Tanggal Penting:
a. Pendaftaran Peserta : 8-12 Agustus 2011.
b. Seleksi Peserta : 15-26 Agustus 2011
c. Pengiriman data lolos seleksi DISPORA : 5 September 2011
d. Pengumuman peserta lolos menjadi peserta KPN 2011 : 9 September
e. Peserta kumpul di base camp Cibubur : 16 September 2011
f. Mulai Pelayaran : 19 September 2011
Notes:
a. Tiap DISPORA mengirimkan 4 calon nama peserta kepada panitia pusat.
b. Panitia dr MENPORA & rekomendasi pendamping yg ditunjuk yg akan menseleksi calon peserta menjadi 2 orang peserta.
4. Surat undangan untuk DISPORA baru akan di ACC pak Deputi hari ini,,lusa mulai pengiriman ke provinsi by FAX.
5. Home stay akan dilaksanakan di Dumai & Belitung. Mohon rekan2 yg berdomisili disana bisa merekomendasikan tempat home stay,atau nomor orang DISPORA yang bisa dihubungi ke nomor saya (Andy: 085697636473)
6. Pendamping dari Alumni berjumlah 6 orang,, ada kriteria tertentu utk menjadi pendamping. Alumni yang ingin menjadi pendamping harap menyerahkan CV & mengkonsepkan visi pendampingan yang visioner. Hal ini untuk meningkatkan kualitas pendamping KPN, konsep visi bisa berupa peningkatan character building, leadersihp, pengetahuan kebaharian dll. Dan semua konsep visi pendampingan harus sejalan dengan visi dan misi KAKPN untuk terus memperjuangkan sejarah dan historisitas KPN dan untuk memperjuangkan pelayaran mandiri. Yang kesemuanya bertujuan agar terjadinya transfer ilmu yg produktif antara pendamping dan peserta. Semua dokumen dapat dikirim by email ke: philosophyofawan@yahoo.com
Notes: Kutota Pendamping tersisa 5 org, mengingat 1 tempat akn diisi oleh Ketua Umum KAKPN Mas Boimin.
7. Saya mewakili pengurus KAKPN diminta untuk merencanakan kegiatan KPN 2011,,bagi rekan2 yang memiliki ide kegiatan, stay, atau apapun yang bersifat konstruktif terhadap keberlangsungan KPN 2011, bisa menghubungi sy via SMS, email, atau chhatting.
Ayo rekan2 semua bergerak dan produktif membantu

03 Agustus 2011

"Miles of Smiles" Akan Kirimkan 3 Konvoi Bantuan Lagi ke Gaza

Dr. Issam Yousef, koordinator umum kelompok "Miles of Smiles 4", mengatakan bahwa tiga konvoi bantuan baru akan dikirim ke Jalur Gaza dalam tiga bulan mendatang termasuk satu konvoi pada akhir bulan ini.

Yousef, yang berbicara Senin malam lalu di sebuah pertemuan dengan perdana menteri Hamas Ismail Haniyah dan delegasi pemuda internasional yang memasuki Gaza bersama dengan konvoi, menyerukan untuk melanjutkan konvoi tersebut ke Gaza hingga pengepungan dihancurkan.

Dia mengatakan bahwa konvoi seperti yang pertama datang pada kali ini akan tiba di Gaza pada akhir Ramadhan, yang kedua di antara dua lebaran Idul Fitri dan Idul Adha , dan ketiga selama Idul Adha.

Pada bagiannya, Haniyah mengatakan bahwa para pemuda di seluruh sisi dunia mendukung rakyat Palestina dan perjuangan mereka.

Perdana menteri menyambut konvoi bantuan yang datang ke Gaza dari berbagai wilayah dunia, mengatakan bahwa konvoi bantuan membawa pesan yang jelas terutama bahwa Gaza tidak sendirian dalam menghadapi pengepungan dan agresi Israel.(fq/pic)

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432 H